PNJ

Politeknik Negeri Jakarta | PNJ

menjadi politeknik unggul berkelas dunia pada tahun 2029


Panduan kegiatan Kemahasiswaan


BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
1.2. Beberapa Pengertian
1.2.1. Mahasiswa
Mahasiswa merupakan peserta didik yang terdaftar pada salah satu Program Studi/Jurusan di lingkungan ik.
1.2.2. Kegiatan Kemahasiswaan

Kegiatan Kemahasiswaan terbagi atas 2 macam, yakni:
Kegiatan yang dilakukan di dalam proses belajar-mengajar, baik di dalam maupun di luar kampus
Kegiatan kemahasiswaan di luar kegiatan akademik yang meliputi pengembangan penalaran dan , minat dan kegemaran, upaya perbaikan kesejahteraan mahasiswa, pengabdian pada gembangan organisasi kemahasiswaan, yang dapat dilakukan di dalam maupun tinggi. Dalam batasan ini termasuk pula kegiatan ekstra kurikuler yang gsung menunjang kegiatan kurikuler (yang masa lalu sering disebut sebagai kegiatan amun tidak dimaksudkan untuk memperoleh SKS (Satuan Kredit Semester)
1.2.3. Organisasi Kemahasiswaan
Organisasi Kemahasiswaan Politeknik merupakan wahana pengembangan diri mahasiswa yang diharapkan ampung kebutuhan, menyalurkan minat dan kegemaran, meningkatkan kesejahteraan dan jadi wadah kegiatan peningkatan penalaran dan keilmuan serta arah profesi mahasiswa. gingat pula mahasiswa merupakan bagian dari sivitas akademika Politeknik Negeri Jakarta.
1.2.4. Kode Etik Organisasi Kegiatan Kemahasiswaan
1.2.4.1. Kode Etik Organisasi
  1. Tidak bertentangan dengan Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Agama serta ik Negeri Jakarta serta menunjang kegiatan kurikuler dan ekstra kurikuler
  2. Mempunyai Visi Misi yang jelas, benar rasional
  3. Mempunyai anggota aktif minimal 15 mahasiswa, kecuali MPM sebagai Lembaga Tertinggi berstatus mahasiswa aktif Politeknik Negeri Jakarta
  4. Mempunyai Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga serta Program kerja
  5. Mempunyai kantor / sekretariat / tempat menjalankan proses administrasi
  6. Mempunyai Kepengurusan organisasi (struktur organigram) dan uraian tugas yang jelas
  7. Kepengurusan organisasi bertanggungjawab sesuai dengan struktur kemahasiswaan di ik Negeri Jakarta
1.2.4.2. Kode Etik Kegiatan Kemahasiswaan
  1. Tidak bertentangan dengan kode etik organisasi
  2. Mendapat izin resmi dari Pimpinan Politeknik Negeri Jakarta atau petugas yang ditunjuk an Politeknik Negeri Jakarta
  3. Mempunyai disiplin administrasi, disiplin organisasi dan transparansi
  4. Kegiatan dan aktifitasnya dapat dipertanggungjawabkan secara moral dan formal
  5. Kegiatan dapat meningkatkan iman takwa, ilmu pengetahuan teknologi
  6. Kegiatan tidak bersifat destruktif anarkis
  7. Lokasi kegiatan jelas, acara yang terkoordinir dan kepanitiaan yang bekompeten
  8. Panitia kegiatan terdiri dari sivitas akademika Politeknik Negeri Jakarta dan atau orang g ditunjuk / mendapat izin Pimpinan PNJ
1.2.5. Tata tertib Organisasi Kemahasiswaan
  1. Mematuhi kode etik organisasi
  2. Anggotanya mematuhi peraturan / tata tertib organisasi yang ada di Politeknik egeri Jakarta, seperti MPM, BEM, UKM, HMJ, SMPK
  3. Mempunyai daftar nama dan data pribadi para anggotanya yang jelas dan benar
  4. Terjalin komunikasi yang harmonis, demokratis, terbuka dan kekeluargaan sebagai ik Negeri Jakarta.
1.2.6. Pembina Organisasi Kemahasiswaan
Pada dasarnya adalah para Dosen atau tenaga kependidikan di perguruan tinggi yang karena tugas nya di perguruan tinggi ditetapkan menangani bidang kemahasiswaan
1.2.7. Unsur Pendukung Kemahasiswaan
Adalah tenaga administrasi yang ditetapkan oleh pimpinan Politeknik untuk mendukung pelaksanaan kemahasiswaan
1.2.8. Fasilitas Mahasiswa
Merupakan sarana dan prasarana yang dapat dipergunakan untuk pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan
1.3. Struktur Organisasi Kemahasiswaan
Bagan Struktur: (Berdasarkan TAP MUSMA No : 05/TAP/MUSMA PNJ/2000) terstruktur
1.3.1. Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM)
Majelis Permusyawaratan Mahasiswa adalah Lembaga Kemahasiswaan Tertinggi yang merupakan perwakilan dan perwakilan mahasiswa yang dipilih. MPM berfungsi sebagai Lembaga Legislatif Yudikatif
1.3.2. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)
Badan Eksekutif Mahasiswa adalah Organisasi Kemahasiswaan sebagai Lembaga Eksekutif Tertinggi ik Negeri Jakarta
1.3.3. Senat Mahasiswa Program Khusus (SMPK)
SMPK adalah Organisasi Kemahasiswaan sebagai Lembaga Eksekutif di Program Khusus Politeknik Negeri Jakarta
1.3.4. Badan Otonom (BO)
Badan Otonom adalah Lembaga Pelaksana dalam satu bidang peminatan di Politeknik Negeri Jakarta g memiliki otonomi, namun bertanggungjawab langsung kepada Pudir III melalui Majelis Mahasiswa (MPM)
1.3.5. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)
Unit Kegiatan Mahasiswa adalah Lembaga Pelaksana dalam satu bidang peminatan di Politeknik Negeri g bertanggungjawab kepada Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)
1.3.6. Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)
Himpunan Mahasiswa Jurusan adalah Organisasi Kemahasiswaan sebagai Lembaga Eksekutif di setiap , yang hanya melaksanakan kegiatan penalaran dan keilmuan, dan bertanggungjawab kepada Mahasiswa (MPM)