VISI :
Menjadi Politeknik Unggulan Bertaraf Internasional
dalam bidang Rekayasa dan Tata Niaga

Topik Utama
Edukasi dan Akademik
English Column
Ragam Teknologi
Warta Ilmiah
Antar Kita
Opini
Lepas
Alumni dan Industri
Humaniora
Renungan

Web Mail
Politeknik Negeri Jakarta

URL :
www.pnj.ac.id/popup
Email :
popup@pnj.ac.id
BAKORMA
Badan Koordinasi Kemahasiswaan Politeknik se-Indonesia

Sekretariat :
Politeknik Negeri Jakarta

Kampus Baru UI Depok
16425

URL : www.pnj.ac.id/bakorma
Email : bakorma@pnj.ac.id

Tel +62-21-7864927
Fax +62-21-7270034

Rencana Strategis
(RENSTRA)
2004-2009
:. TEKNIK SIPIL  :: TEKNIK MESIN  :: TEKNIK ELEKTRO  :: AKUNTANSI  :: ADMINISTRASI NIAGA  :: TEKNIK GRAFIKA DAN PENERBITAN .:

VISI DAN MISI

Pada awalnya visi Politeknik Negeri Jakarta sebagai 'Professional Education and Development Center'. Dan, misinya adalah 'Menghasilkan dan mengembangkan sumberdaya manusia professional yang bermutu, beriman, bertaqwa kepada tuhan YME dalam bidang rekayasa dan tata niaga untuk memenuhi kebutuhan industri dan masyarakat di tingkat nasional dan regional'.

Namun saat ini secara substansial telah terjadi perubahan paradigma pada sistem pendidikan nasional. Proses globalisasi yang penuh tantangan telah menimbulkan persaingan antar bangsa semakin tajam terutama dalam bidang ekonomi dan bidang ilmu pengetahuan serta teknologi. Pengaruh pasar global tersebut sudah mulai dirasakan, dan bila pasar global sudah sungguh berlaku akan semakin banyak saingan tenaga kerja di Indonesia. Dalam situasi seperti itu lulusan PNJ akan bersaing dalam mencari pekerjaan dan mengembangkan profesi mereka dengan tenaga lulusan asing. Oleh karenanya sistem pendidikan harus mampu menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional dan global sehingga perlu dilakukan pembaharuan pendidikan secara terencana, terarah dan berkesinambungan.

Sesuai dengan perubahan dalam paradigma tersebut, maka pada tahun 2005 visi Politeknik Negeri Jakarta dirubah dan disesuaikan 'Menjadi Politeknik Unggul Bertaraf Internasional dalam Bidang Rekayasa dan Tata Niaga. Visi Politeknik Negeri Jakarta telah disahkan melalui STATUTA PNJ sesuai Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional nomor 033/O/2005.

Terkait dengan Undang-Undang Sisdiknas nomor 20 tahun 2003 dan HELTS (Higher Education Long Term Strategy) 2003-2010 dengan tantangan yang dihadapi lebih berat, luas dan kompleks, sekaligus menegaskan kiprahnya di tingkat internasional, maka di masa depan Politeknik Negeri Jakarta diharapkan mampu menciptakan pola pikir dan wacana baru, paradigma dan kesadaran baru, knowledge dan attitude baru serta komitmen dan kontribusi baru dalam hal pengembangan pendidikan professional di Indonesia maupun regional. Perlunya peningkatan Daya Saing Bangsa, tuntutan Otonomi dan Desentralisasi, dan pentingnya Kesehatan Organisasi yang merupakan tiga pilar utama HELTS 2003-2010 menumbuhkan tekad untuk sesegera mungkin melakukan perubahan sikap mental dengan meninggalkan pola pikir lama.

Agar visi dapat terwujud menjadi kenyataan, ditetapkan misi Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), yang menggambarkan program dan kegiatan yang harus dilaksanakan. Misi ini memperlihatkan kebutuhan apa saja yang harus dipenuhi oleh organisasi, siapa yang memiliki kebutuhan tersebut dan bagaimana organisasi memenuhi kebutuhannya. Sehingga, misi Politeknik Negeri Jakarta ditetapkan sebagai berikut :

  1. Menghasilkan dan mengembangkan sumberdaya manusia profesional yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME
  2. Sebagai institusi pendidikan vokasi yang berperan aktif dalam meningkatkan keahlian dan ketrampilan yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi terapan.
  3. Menghasilkan tenaga terampil berkualitas, berjiwa wirausaha, mandiri, berbudaya dan berwawasan lingkungan serta mampu bersaing di tingkat internasional.
  4. Meningkatkan kemampuan penciptaan karya nyata di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi terapan yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Misi tersebut secara tegas menyatakan pelayanan kepada masyarakat secara berkelanjutan, sehingga selalu berupaya meningkatkan mutu pelayanannya yang pada akhirnya akan berpengaruh terhadap politeknik sendiri maupun kepada pihak luar (masyarakat). Misi Politeknik Negeri Jakarta secara tegas menunjukkan core business yaitu bidang pendidikan.

ANALISIS EVALUASI DIRI

Politeknik Negeri Jakarta sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri mempunyai rencana strategis yang berorientasi pada hasil dan ingin dicapai selama kurun waktu lima tahun yaitu dari tahun 2005-2009 dengan memperhitungkan kelebihan, kekurangan, peluang dan kendala (SWOT) yang ada. Perencanaan strategis Politeknik Negeri Jakarta merupakan integrasi antara keahlian sumberdaya manusia dan sumberdaya lainnya agar mampu menjawab tuntutan perkembangan lingkungan strategis, nasional dan global serta tetap berada dalam tatanan sistem manajemen nasional. Isi rencana strategis ini mencakup visi, misi, tujuan dan sasaran serta cara mencapai tujuan dan sasaran.

Kekuatan (Strengths)

  1. Tersedianya kurikulum yang mengarah kepada kompetensi industri
  2. Tersedianya jurusan/program studi/konsentrasi yang sesuai kebutuhan masyarakat di bidang rekayasa dan tata niaga
  3. Memiliki staf pengajar dengan kualifikasi pendidikan S2/S3 dalam dan luar negeri ± 30%
  4. Peralatan PBM baik teori maupun praktek memiliki kualitas dan kuantitas yang memadai
  5. Rasio calon mahasiswa memasuki PNJ relatif tinggi, rerata sekitar 1:3 hingga 1: 12
  6. Rasio staf pengajar dengan mahasiswa memadai, sekitar 1 : 7,5
  7. Dibukanya program DIV kerjasama dengan industri
  8. Secara geografis letak PNJ di wilayah ibu kota sangat strategis, dekat dengan pemerintahan dan industri kecil, menengah dan besar.
  9. Jumlah mahasiswa PNJ cukup besar, sekitar 4000 orang
  10. Tersedianya wadah dan gedung khusus bagi kegiatan kemahasiswaan yang berkaitan dengan minatdan kegemaran mahasiswa
  11. Tersedianya sarana transportasi dan kesehatan bagi mahasiswa di lingkungan kampus
  12. Tersedianya sarana intranet dan internet di PNJ
  13. Memiliki hubungan kerjasama dengan industri yang potensial
  14. Sistem pendidikan yang mempunyai jumlah mahasiswa 20 - 30 per kelas

Kelemahan (weaknesses)

  1. Sistem manajemen pendidikan vokasi belum optimal
  2. Sebagian staf pengajar tidak mempunyai pengalaman dalam lapangan kerja yang sesuai dengan bidang studinya
  3. Kemampuan dosen untuk meneliti dan memperoleh hibah penelitian sangat kurang
  4. Beban mengajar sebagian besar staf pengajar sangat tinggi, lebih dari 12 sks/minggu
  5. Calon mahasiswa yang selalu menurun sejak tahun 1999
  6. Kemampuan perolehan dana non SPP untuk pelatihan dan pendidikan masih lemah
  7. Belum ada sistem penjaminan mutu dan monev internal
  8. Pengelolaan dana masih terdapat inefisiensi
  9. Pengelolaan sumberdaya belum memadai
  10. Tenaga non akademik sudah berlebih (overstaff)
  11. Suasana kerja belum sepenuhnya kondusif berakibat keterlibatan dan kontribusi staf terhadap pengembangan institusi rendah
  12. Disiplin dosen cenderung menurun
  13. Pembinaan kemahasiwaan kurang memadai dibidang pengembangan kreatifitas dan keilmuan
  14. Standar mutu pembinaan dan penilaian/evaluasi kegiatan kemahasiswaan belum ada, dan disiplin sangat menurun
  15. Fasilitas teknologi informasi untuk kegiatan kemahasiswaan masih kurang memadai
  16. Kegiatan akademik sangat padat sehingga mahasiswa kurang optimal dalam kegiatan ekstrakurikuler
  17. Sistem komunikasi dan kontribusi alumni belum optimal

Peluang (Opportunities)

  1. Meningkatnya permintaan masyarakat terhadap pendidikan vokasi
  2. Terbukanya kesempatan yang luas untuk melakukan kerjasama dengan berbagai pihak
  3. Terbukanya kesempatan untuk memperoleh dana hibah kompetisi dan bantuan luar negeri
  4. Pertukaran staf pengajar dan mahasiswa dengan institusi pendidikan luar negeri
  5. Kegiatan kemahasiswaan yang lebih terspesialisasi
  6. Tersedianya hibah nasional/internasional untuk kegiatan dosen dan mahasiswa
  7. Terbukanya peluang bagi dosen dan mahasiswa untuk berprestasi di tingkat nasional/internasional dibidang karya nyata ataupun penelitian
  8. Pembentukan politeknik untuk menjadi BHP sesuai program pemerintah

Ancaman (Threats)

  1. Dengan ikutnya Indonesia dalam perjanjian WTO sangat besar kemungkinan politeknik asing terlibat dalam bidang pendidikan
  2. Persaingan dengan perguruan tinggi lain yang membuka program sejenis
  3. Tuntutan industri terhadap lulusan yang mempunyai kompetensi tinggi
  4. Adanya tuntutan standarisasi kualitas kegiatan kemahasiswaan bertaraf nasional dan internasional

TUJUAN DAN SASARAN

Untuk mencapai visi dan misi seperti telah dinyatakan sebagai hasil analisis, tujuan yang harus dicapai adalah:

  1. Mengembangkan potensi peserta didik menjadi manusia beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME;
  2. Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian terapan sesuai bidangnya dan mampu bersaing di tingkat internasional;
  3. Mengembangkan kerjasama institusi ke tingkat internasional;
  4. Meningkatkan kemampuan SDM sesuai bidang keahliannya; dan
  5. Mengupayakan dan mengembangkan hasil-hasil riset terapan guna meningkatkan taraf hidup dan memperkaya khasanah budaya nasional.

Dalam mewujudkan tujuan sebagaimana dimaksud, PNJ berpedoman pada :

  1. Tujuan pendidikan nasional;
  2. Kaidah, norma dan etika ilmu pengetahuan;
  3. Ketentuan perundang-undangan yang berlaku; dan
  4. Kepentingan, minat dan prakarsa masyarakat.

Sehingga sasaran yang dituju agar tercapai visi dan misi seperti dikemukakan pada pernyataan di atas adalah :

  1. Proses belajar mengajar yang berkualitas;
  2. Proses belajar mengajar berbasis penelitian terapan;
  3. Layanan mahasiswa berbasis peningkatan kualitas individu dan daya saing lulusan;
  4. Perkokohan kekayaan intelektual melalui alih pengetahuan dan teknologi;
  5. Staf akademik dan administrasi dengan dedikasi dan motivasi tinggi, dan
  6. Manajemen institusi yang efektif dan efisien.

Jabaran Misi menjadi Tujuan dan Sasaran
Pernyataan pertama dari misi PNJ yakni menghasilkan SDM profesional yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, dan tujuan yang ingin dicapai adalah mengembangkan potensi peserta didik menjadi manusia beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME. Substansi sasaran tujuan ini diarahkan pada proses belajar mengajar yang berkualitas.

Pernyataan misi yang kedua adalah menjadikan institusi pendidikan vokasi yang berperan aktif dalam meningkatkan keahlian dan ketrampilan berbasis iptek terapan. Misi tersebut diterjemahkan menjadi tujuan yakni, menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian terapan sesuai bidangnya di tingkat internasional. Dan sasaran tujuan ini diarahkan pada: -proses belajar mengajar yang berkualitas; -layanan mahasiswa berbasis peningkatan kualitas individu; -staf akademik dan administratif dengan dedikasi dan motivasi tinggi; -manajemen institusi yang efektif dan efisien.

Pada pernyataan misi ketiga adalah menetapkan arahan untuk menghasilkan tenaga terampil, berkualitas, berjiwa wirausaha, berbudaya, berwawasan lingkungan dan mampu bersaing di tingkat internasional. Jabaran tujuan yang ingin dicapai adalah: -menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian terapan sesuai bidangnya dan mampu bersaing di tingkat internasional dan mengembangkan kerjasama institusi ke tingkat internasional. Sehingga substansi sasarannya diarahkan pada; -proses belajar mengajar yang berkualitas; -proses belajar mengajar berbasis penelitian terapan; -layanan mahasiswa berbasis peningkatan kualitas individu; -perkokohan kekayaan intelektual melalui alih pengetahuan dan teknologi; -staf akademik dan administratif dengan dedikasi dan motivasi tinggi; - manajemen institusi yang efektif dan efisien.

Adapun misi keempat mengamanatkan untuk meningkatkan kemampuan penciptaan karya nyata di bidang iptek terapan yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia, sehingga tujuan yang ingin dicapai adalah meningkatkan kemampuan SDM sesuai bidang keahliannya dan mengupayakan serta menggabungkan hasil-hasil riset terapan guna meningkatkan taraf hidup dan memperkaya khasanah budaya nasional. Dengan basis tersebut sasarannya diarahkan pada: -proses belajar mengajar yang berkualitas; -proses belajar mengajar berbasis penelitian terapan; -staf akademik dan administratif dengan dedikasi dan motivasi tinggi; -manajemen institusi yang efektif dan efisien.

Langkah Pencapaian dari Tujuan
Berdasarkan sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan, realisasinya dijabarkan menjadi langkah pencapaian. Langkah ini dibuat dengan mempertimbangkan kondisi dan lingkungan yang mempengaruhi dengan mempertimbangkan prioritas didasarkan atas dampaknya terhadap pengembangan insitusi secara keseluruhan.

Tujuan pertama yang ditetapkan yakni mengembangkan potensi peserta didik menjadi manusia beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, dengan sasaran pada proses belajar mengajar yang berkualitas, maka dibutuhkan langkah-langkah yang perlu dilakukan sebagai berikut:

  1. Penguatan program yang ada dan pembangunan program inovatif;
  2. Investasi untuk infrastruktur pengajaran;
  3. Memberi stimulan dan dukungan terhadap inovasi dari proses belajar mengajar;
  4. Pengembangan jaringan kerja baru dalam proses belajar mengajar;
  5. Pemberian penghargaan dalam bentuk tunjangan profesi terkait dengan proses belajar mengajar;
  6. Membentuk dan memfungsikan monitoring dan evaluasi internal serta sistem penjaminan mutu.

Pada tujuan institusional kedua yang ditetapkan yakni menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian terapan sesuai bidangnya dan mampu bersaing di tingkat internasional, dengan sasaran pada: -proses belajar mengajar yang berkualitas; - layanan mahasiswa berbasis peningkatan kualitas individu dan daya saing lulusan; -perkokohan kekayaan intelektual melalui alih pengetahuan dan teknologi; -staf akademik dan administratif; -manajemen institusi yang efektif dan efisien. Kompleksitas sasaran tersebut dilaksanakan melalui langkah-langkah yang diperlukan, yakni:

  1. Penguatan program yang ada dan pengembangan program inovatif;
  2. Investasi untuk untuk infrastruktur pengajaran;
  3. Memberi stimulan dan dukungan terhadap inovasi dari proses belajar mengajar;
  4. Pengembangan jaringan kerja baru dalam proses belajar mengajar;
  5. Pemberian penghargaan dalam bentuk tunjangan profesi terkait dengan proses belajar mengajar;
  6. Penyiapan program dan pengembangan jenjang karir yang komprehensif menghadapi perubahan global;
  7. Peningkatan dan penyempurnaan penerimaan mahasiswa baru;
  8. Pengembangan layanan bantuan terintegrasi bagi mahasiswa;
  9. Peningkatan kualitas interaksi sosial mahasiswa dengan masyarakat;
  10. Membangun karakter dan sikap dalam pergaulan;
  11. Peningkatan peran alumni dalam rangka peningkatan kualitas akademik;
  12. Penumbuhan suasana kerja global dalam lingkungan politeknik;
  13. Pengembangan budaya akademik terkait dengan alih teknologi dan penerapannya dalam kegiatan penelitian dan proses belajar mengajar;
  14. Peningkatan kemampuan pengkaderan dan kepemimpinan;
  15. Pembentukan politeknik untuk menjadi BHP;
  16. Pencapaian system informasi terintegrasi;
  17. Pemanfaatan penggunaan lahan politeknik berbasis peningkatan pelayanan civitas akademika.

Pada tujuan ketiga yakni mengembangkan kerjasama institusi ke tingkat internasional, dengan sasaran pada: -proses belajar mengajar yang berkualitas; -proses belajar mengajar berbasis penelitian terapan; -layanan mahasiswa berbasis peningkatan kualitas individu dan daya saing lulusan; -perkokohan kekayaan intelektual melalui alih pengetahuan dan teknologi; -staf akademik dan administratif dengan dedikasi dan motivasi tinggi, maka langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah :

  1. Pengembangan jaringan kerja baru dalam proses belajar mengajar;
  2. Promosi kolaborasi penelitian, pengabdian pada masyarakat dan kerjasama strategis;
  3. Meningkatkan perolehan dana penelitian dan kontrak kerjasama;
  4. Membangun karakter dan sikap dalam pergaulan internasional;
  5. Peningkatan kualitas interaksi sosial mahasiswa dengan masyarakat;
  6. Pemanfaatan dan optimasi peran institusi secara integral dalam proses alih teknologi;
  7. Pengembangan kerjasama dengan industri dengan prinsip proaktif dan mutual benefit;
  8. Penumbuhan suasana kerja global dalam lingkungan politeknik;
  9. Pengembangan program layanan komprehensif melalui mekanisme penghargaan.

Pada tujuan keempat yakni meningkatkan kemampuan SDM sesuai bidang keahliannya, dengan sasaran pada: -proses belajar mengajar yang berkualitas; -staf akademik dan admistratif dengan dedikasi dan motivasi tinggi; -manajemen institusi yang efektif dan efisien, maka langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah :

  1. Memberi stimulan dan dukungan terhadap inovasi dari proses belajar mengajar;
  2. Pengembangan jaringan kerja baru dalam proses belajar mengajar;
  3. Pemberian penghargaan terkait dengan proses belajar mengajar;
  4. Dukungan proaktif pengembangan SDM dan budaya kerja;
  5. Pengembangan program layanan komprehensif melalui mekanisme penghargaan;
  6. Peningkatan kemampuan pengkaderan dan kepemimpinan;
  7. Pencapaian sistem informasi yang terintegrasi;
  8. Peningkatan kemampuan pendanaan dengan prinsip keberlanjutan dan ketersediaam dana pengembangan untuk investasi strategis;
  9. Pembentukan politeknik sebagai BHP;
  10. Peningkatan layanan kesehatan dan pasca widya serta dukungan pensiun.

Pada tujuan kelima yakni mengupayakan dan mengembangkan hasil-hasil riset terapan guna meningkatkan taraf hidup dan memperkaya khasanah budaya nasional, dengan sasaran pada: proses belajar mengajar berbasis penelitian terapan serta manajemen institusi yang efektif dan efisien, maka langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah:

  1. Meningkatkan jumlah staf berkualitas nasional dan internasional;
  2. Pengembangan bertahap tim inti (peer review) dukungan terhadap bidang utama dan promosi bidang garapan baru;
  3. Memperluas pengaruh, pemanfaatan dan diseminasi hasil penelitian PNJ;
  4. Promosi, kolaborasi penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan kerjasama strategis;
  5. Meningkatkan perolehan dana penelitian dan kontrak kerja;
  6. Pembentukan politeknik untuk menjadi BHP;
  7. Pemanfaatan penggunaan lahan politeknik berbasis peningkatan pelayanan civitas akademika.

 
 
 JURUSAN TEKNIK SIPIL
» PS. Konstruksi Bangunan Gedung
»PS. Konstruksi Bangunan Sipil
»Konsentrasi Manajemen Konstruksi (Kerjasama dengan Herriot-Watt University, Scotland)
»PS. Jalan Tol - D IV( (Kerjasama dengan PT. Jasa Marga)
 JURUSAN TEKNIK MESIN
»PS. Teknik Mesin
»PS. Teknik Energi
»PS. Alat Berat (Heavy Equipment) (Kerjasama PT. TRAKINDO UTAMA)
 JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
»PS. Teknik Listrik
»PS. Teknik Elektronika Industri
»Konsentrasi Teknik Komputer dan Jaringan
»PS. Teknik Telekomunikasi
»Konsentrasi Teknologi Informasi
 JURUSAN AKUNTANSI
»PS. Akuntansi
»PS. Keuangan dan Perbankan
 JURUSAN ADMINISTRASI NIAGA
»PS. Administrasi Bisnis
»PS. MICE - D IV (Meeting Incentive Convention and Exhibition)
(Kerjasama dengan INCCA)
»PS. Teknik Grafika
»Konsentrasi Desain Grafis
»PS. Penerbitan
(Kerjasama dengan PUSGRAFIN)