PNJ

Politeknik Negeri Jakarta | PNJ

menjadi politeknik unggul bertaraf internasional untuk mendukung daya saing bangsa


Mewujudkan Pendidikan Politeknik Sejajar dengan Un


Seperti yang sudah kita ketahui bahwa pendidikan politeknik adalah merupakan pendidikan tinggi yang mempersiapkan mahasiswa untuk memiliki pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu, setara dengan program sarjana yang nantinya bisa sampai program pasca sarjana (magister terapan dan doktor terapan), hal ini tercantum dalam pasal 15 UU No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Pendidikan Vokasi. Ciri khas umum sistem pendidikan vokasi adalah proses pembelajaran berbasis kompetensi tertentu (competence based education) yang memberikan gambaran jelas akan jumlah dan ragam skill/ kompetensi spesifik yang telah dikuasai pasca pendidikan berikut jam terbang (experience hour) dalam kompetensi tersebut.

Untuk bisa membuka program magister terapan para dosen politeknik harus sudah menempuh pendidikan minimal sampai S3. Untuk mewujudkan politeknik bisa sejajar dengan universitas pada kualitas pendidikan dan jenjang karier, sebanyak 25 orang Doktor politeknik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 18 Januari 2016 mengadakan penyusunan program kerja Forum Doktor Politeknik se-Indonesia (FDPI) yang bertempat di Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). Dari hasil program kerja Dr. Sc. Zainal Nur Arifin, Dipl.Ing.HTL., M.T. dari PNJ terpilih menjadi ketua FDPI, dan wakil ketua berasal dari Politeknik Negeri Manufaktur Bandung, Ismet P. Ilyas, BS.MET., M.Eng.Sc., Ph.D. Sekretariat berada di PNJ dan sebagai koordinator adalah Dr. Ida Nurhayati, S.H., M.H. Dalam kesempatan ini pula ditetapkan komisi-komisi yaitu Komisi 1, membahas tentang Penyusunan Visi, Misi, Tujuan Renstra, Program, dan AD/ART, Komisi 2, membahas Penyusunan Standar Penelitian dan Pembuatan Jurnal Teakreditasi, Komisi 3, membahas Penyusunan Juknis Penilaian Jabatan Akademik Profesor Politeknik, Komisi 4, membahasa Penyusuan Standar S2 Terapan, sedang Komisi 5, membahas tentang Re-orientasi dan Re-posisi Politeknik di Indonesia.

Tujuan dibentuknya FDPI adalah sebagai forum pakar supaya para Doktor di Politeknik se-Indonesia mempunyai wadah dan dapat lebih aktif memberikan kontribusi bagi pengembangan politeknik di Indonesia. Mengingat sistem pendidikan politeknik memiliki karakteristik khusus sebagai jiwa (roh) politeknik yang harus dipertahankan dan dikembangkan, disamping merupakan pendidikan terapan politeknik juga merupan pendidikan yang berorientasi kepada industri ( link and match dengan industri). Forum FDPI merupakan bagian dari Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia (FDPNI) yang akan membantu dalam merumuskan kebijakan, menyusun standar, pedoman, panduan, Standard Operating Procedure (SOP), dan memonitoring pelaksanaannya untuk menyelaraskan dan mengembangkan politeknik di Indonesia. Good luck FDPI semoga dapat mewujudkan politeknik menjadi lebih baik, lebih berkualitas, dan lebih berkembang. (anis)