PNJ

Politeknik Negeri Jakarta | PNJ

menjadi politeknik unggul bertaraf internasional untuk mendukung daya saing bangsa


PKKP 2016


Penerimaan mahasiswa baru Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) 2016 telah dilaksanakan pada bulan Agustutus kemarin. Untuk menyambut dan memperkenalkan Mahasiswa Baru (Maba) tentang kehidupan di lingkungan kampus, setiap perguruan tinggi pasti menyelenggarakan orientasi maba. Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) mulai tanggal 29 Agustus – 2 September 2016 mengadakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Politeknik (PKKP). Pada tahun ini PKKP diikuti sekitar 3.000 orang peserta yang diterima sebagai Maba PNJ melalui beberapa jalur masuk, mulai dari Penelusuran Minat dan Kemampuan Politeknik Negeri (PMDKPN), Bidik Misi, Ujian Masuk Politeknik Negeri (UMPN), dan Ujian Mandiri. PKKP PNJ selain diikuti oleh Maba juga diikuti oleh beberapa mahasiswa PNJ angkatan 2015/2016 yang pada tahun sebelumnya belum mengikuti kegiatan PKKP.

Tanggal 29 Agustus, Direktur PNJ, Abdillah, S.E., M.Si., memimpin upacara pembukaan di PNJ yang dibantu oleh Resimen Mahasiswa PNJ. Setelah acara pembukaan dilanjutkan dengan pemberian materi PKKP tentang sosialisasi pendidikan tinggi, sejarah beridirinya PNJ, sistem pembelajaran di PNJ, serta etika dan komunikasi yang disampaikan oleh para Ketua Jurusan (Kajur), Mantan Pejabat PNJ, dan Dosen, dalam kegiatan ini peserta dibagi menjadi 8 kelompok. Setelah Ishoma maba dikelompokkan tiap jurusan untuk mengikuti sosialisai jurusan yang dipandu langsung oleh para Kajur.

Pada hari kedua PNJ dalam melaksanakan PKKP bekerja sama dengan Resimen Induk Kodam Jaya (Rindam Jaya) yang bermarkas di Jalan Raya Condet, Pasar Rebo, Jakarta. Upacara serah terima peserta PKKP dipimpin oleh Anton Yuliantoro, selaku Komandan Rindam Jaya. Peserta kali ini dibagi di dua tempat karena kapasitas Rindam Jaya Condet yang tidak memungkinkan untuk menampung 3.000 orang, yang perempuan di Rindam Jaya Condet sedangkan yang laki-laki di Rindam Jaya Gunung Bunder Bogor. Alasan PNJ memilih Rindam Jaya sebagai penyelenggara karena Rindam Jaya merupakan suatu wadah untuk menggembleng, membentuk dan melatih prajurit agar menjadi angkatan bersenjata yang profesionalisme di bidang kemiliteran serta kejuangan guna menghadapi setiap ancaman baik dari dalam maupun luar negeri, hal ini berkaitan dengan sistem pendidikan politeknik yang sangat berat yang mewajibkan mahasiswa untuk mengikuti kuliah dari pagi hingga sore dan berbagai tugas dari dosen yang membutuhkan kedisipilinan tinggi dan menjadi manusia yang lebih tangguh.

Materi yang diajarkan oleh Rindam Jaya antara lain wawasan kebangsaan, belanegara, Peraturan Baris Berbaris (PBB), dan Out bound. Untuk menghilangkan kejenuhan selama kegiatan oleh pelatih diajarkan beberapa yel-yel dan lagu-lagu yang memberi semangat ala militer sehingga Maba dalam mengikuti kegiatan yang sangat padat dan penuh disiplin itu merasa bahagia, senang, dan tidak bosan. Acara penutupan di Rindam Jaya dilakukan pada hari Kamis, 1 September 2016 pukul 16.00 WIB dan masih berlanjut pada tanggal 2 September 2016.(anis, lanni)